!-- SCM Music Player http://scmplayer.net --> expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Snow

Kamis, 01 Januari 2015

Pengaruh Globalisasi Terhadap Perilaku Remaja



Generasi muda atau remaja saat ini adalah generasi penerus, untuk itu generasi muda harus mempunyai wawasan yang luas. Dengan pesatnya teknologi saat ini sudah tidak aneh lagi untuk para remaja ini terpengaruh oleh Globalisasi.

Globalisasi memungkinkan orang-orang untuk mengenal Belahan dunia lain dengan mudah. Dengan adanya situs seperti Google, Facebook, Twitter, Youtube orang-orang terutama para remaja akan lebih mudah mencari informasi tentang tempat atau Negara lain yang sebelumnya hanya membaca lewat buku saja. Kemudahan tersebut di dukung oleh Internet dan adanya Smartphone, Laptop dan Komputer yang mampu membuka situs-situs tersebut dengan mudah. Lalu apabila Globalisasi yang sangat menguntungkan ini mempengaruhi para generasi pemuda atau remaja-remaja, adakah dampak buruknya?

Globalisasi berarti menerima budaya dari luar (Global) yang memungkinkan budaya yang sebelumnya asing bagi para remaja ini akhirnya dapat diterima. Tetapi apakah semua budaya yang diterima oleh remaja-remaja ini adalah budaya yang baik?

Kebanyakan dari remaja-remaja saat ini lebih suka hal-hal yang berbau “Luar Negeri” Ketimbang hal-hal yang berbau Negara sendiri, tak jarang banyak remaja yang justru meninggalkan atau bahkan tidak mengetahui budaya Negara sendiri. Hal ini disebabkan karena banyak remaja yang telah terpengaruh oleh globalisasi lebih bersifat “Konsumen”, maksudnya adalah menerima dan menjalankan apa yang Globalisasi suguhkan kepada para remaja ini. Tidak jarang kita melihat banyak remaja yang mengikuti trend pakaian ala Korea, gaya rambut ala Jepang, dan mendengarkan musik ala barat

Globalisasi juga berlaku terhadap orang-orang dari belahan dunia lain, yang berarti kita juga dapat mempengaruhi mereka dengan budaya-budaya kita. Sebagai Generasi muda kita harus berpikir kritis. Kita tidak hanya mengkonsumsi Globalisasi semata, tetapi juga menggunakan Globalisasi tersebut untuk ber-produksi. Kita bisa menggunakan sarana Internet dan situs-situs yang sudah saya sebutkan di atas untuk mengenalkan budaya kita kepada Negara lain.

Jadi intinya adalah, Globalisasi ibaratkan sebuah pisau, Selain dapat menyerang kita, kita juga dapat menggunakannya, dan itu tergantung dari seberapa handalnya orang tersebut menggunakannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar