!-- SCM Music Player http://scmplayer.net --> expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Snow

Minggu, 08 Oktober 2017

Search Engine Optimization

SEO
Optimisasi mesin pencari (Search Engine Optimization, biasa disingkat SEO) adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut. Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.

Sejalan dengan makin berkembangnya pemanfaatan jaringan internet sebagai media bisnis, kebutuhan atas SEO juga semakin meningkat. Berada pada posisi teratas hasil pencarian akan meningkatkan peluang sebuah perusahaan pemasaran berbasis web untuk mendapatkan pelanggan baru. Peluang ini dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menawarkan jasa optimisasi mesin pencari bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki basis usaha di internet.

Tujuan SEO
Tujuan utama dari SEO adalah untuk meningkatkan volume pengunjung dan meningkatkan kualitas trafik kunjungan yang baik melalui mesin pencari.

1. Meningkatkan volume pengunjung
Berdasarkan riset yang dipublikasikan salah satu halam situs web, bahwa blog atau website yang berada di urutan pertama sampai ketiga pada halaman hasil pencarian google, merupakan situs web yang paling banyak diklik. Dengan total klik kumulatif sebesar lebih dari 60%, dengan urutan pertama mencapai lebih dari 30%. jadi jika ada 1000 pengunjung yang mencari kata kunci yang sama, maka total pengunjung yang didapat pada situs web diurutan pertama adalah 1000×30% = 300 pengunjung.

2. Meningkatkan kualitas Trafik
Tidak hanya mendapatkan pengunjung yang banyak, tapi SEO memberikan kita pengunjung yang berkualitas sesuai dengan yang telah kita tergetkan. Sehingga kunjungan yang datang mencari informasi yang kita sajikan atau produk dan jasa yang anda tawarkan.

Manfaat dan Keuntungan SEO
Manfaat SEO yang diberikan pada blog atau website yang telah teroptimasi dengan baik adalah dapat meningkatkan popularitas dan otoritas situs web tersebut. Setelah mendapatkan pengunjung tertarget yang banyak, tentu saja akan memudahkan sebuah blog atau website lebih mudah dikenal oleh penguna internet.
Dengan menyajikan konten yang tepat sesuai dengan kata kunci yang dicari, Anda juga akan mendapatkan kepercayaan dari pengunjung situs web Anda. Hal ini juga membuat Blog atau Website Anda lebih terlihat professional dimata pengunjung. 
Keuntungan SEO tentu akan sangat dirasakan oleh pemilik blog atau web tersebut, terlebih lagi jika situs web tersebut memang bertujuan komersil. di dalam Rumus sederhana Internet marketing sendiri dijelaskan bahwa Trafik = Profit. Hal ini berarti keuntungan yang didapat secara finansial oleh pemilik situs web adalah berdasarkan banyaknya pengunjung.

Keuntungan SEO lainnya bagi sebuah bisnis adalah memudahkan calon pembeli dalam mengingat dan mengenali sebuah merk, didalam Bisnis hal ini disebut Brand Awareness. Hal ini bisa terjadi karena telah menanamkan kata kunci yang ditargetkan dalam mengoptimasi situs web tersebut. Alhasil, Semakin terkenal sebuah merek produk atau jasa yang anda tawarkan maka kemungkinan intensitas penjualan pun akan semakin besar.

E-Commerce dan E-Business

E-Commerce
E-Commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisiwww, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), pemasaran elektronik (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekadar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-commerce juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 miliar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.
Istilah "perdagangan elektronik" telah berubah sejalan dengan waktu. Awalnya, perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti penggunaan EDI untuk mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian atau invoice secara elektronik.
Kemudian dia berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunyai istilah yang lebih tepat "perdagangan web" — pembelian barang dan jasa melalui World Wide Web melalui server aman (HTTPS), protokol server khusus yang menggunakan enkripsi untuk merahasiakan data penting pelanggan.

Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru. Namun, baru sekitar empat tahun kemudian protokol aman seperti HTTPS memasuki tahap matang dan banyak digunakan. Antara 1998 dan 2000 banyak bisnis di AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini.

E-Business
E-business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi elektronik seperti komputer dan internet. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. Contoh dari e-business misalnya pembelian barang secara online melalui www.tokopedia.com. Dari proses pemesanan barang, konfirmasi pembayaran, hingga konfirmasi bahwa pengiriman barang tersebut sudah sampai kepada customer dilakukan secara elektronik.
            E-business memiliki karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja e-business memiliki cakupan yang berbeda. Bisnis mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat ditempat khusus, atau sekadar untuk berkenalan dengan partner bisnis, sedangkan e-business mengandalkan media internet sebagai sarana untuk memperoleh tujuannya.
Dalam kegiatan e-business, ada lima kemungkinan bentuk hubungan bisnis berdasarkan transaksinya, yaitu :
Business to Business (perdagangan antar pelaku usaha bisnis)
Business to Consumer (perdagangan antar pelaku usaha bisnis dengan konsumen)
Consumer to Consumer (perdagangan antar konsumen yang satu dengan konsumen yang lain)
Consumer to Business (perdagangan antar konsumen dengan pelaku bisnis atau perusahaan)
Intrabusiness e-business (perdangan dalam lingkup intranet perusahaan yang melibatkan        pertukaran barang, jasa, dan informasi.
Sasaran dari e-business adalah pasar atau market. Menurut Forrester Research, telah terjadi perkembangan yang sangat fantastis terhadap jumlah komputer yang terhubung dalam internet, termasuk penggunanya. E-business market ini menyimpan peluang omset yang besar yang dapat diperebutkan oleh para pebisnis.