!-- SCM Music Player http://scmplayer.net --> expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Snow

Jumat, 23 Januari 2015

Dampak kebijakan pemerintah dalam menaik turunkan harga BBM terhadap perilaku sosial masyarakat Indonesia

Sekarang ini sedang terjadi naik-turun nya harga BBM yang merupakan kebijakan dari pemerintah. Jika kita lihat berita koran maupun televisi, banyak sekali terjadi Demo dari masyarakat untuk menolak naiknya harga BBM. Masyarakat merasa dengan naik nya harga BBM, maka kebutuhan pokok akan lebih sulit untuk di penuhi.

Lalu apa Dampak dari kebijakan Pemerintah dalam menaik turunkan harga BBM?
Dampak utama dari kenaikan harga sudah pasti adalah ketidak-siapan masyarakat dalam menerima kondisi tersebut. Seharusnya masyarakat siap dengan kondisi naiknya harga BBM, karena pasti ada rencana baik yang sedang dilakukan pemerintah. Tetapi, masyarakat Indonesia cenderung tidak mempercayai Pemerintah karena terlalu banyaknya kasus Korupsi di Indonesia, sehingga tidak jarang banyak yang menuduh adanya Korupsi dalam kenaikan harga BBM ini. Pemerintah sudah melakukan hal yang terbaik untuk membantu masyarakat dengan adanya BBM bersubsidi yang dimana pemerintah membantu agar BBM dapat terjangkau oleh masyarakat kecil, tetapi nyatanya tidak hanya masyarakat kecil yang membeli bensin Bersubsidi, Lalu apabila Pemerintah mencabut subsidi tersebut, Masyarakat pasti melakukan Demo besar-besaran dengan embel-embel Masyarakat kecil.

Jadi intinya adalah, Masyarakat Indonesia masih mempunyai sifat "Tidak Percaya" terhadap pemerintah, sehingga apa saja yang dilakukan pemerintah selalu dipandang sebelah mata oleh Masyarakat seperti Kebijakan menaik-turunkan harga BBM ini. Padahal apabila masyarakat bisa mempercayai pemerintah sedikit saja, mungkin kesejahteraan bisa tercapai, dalam hal yang lebih kecil, BBM bukan lah barang yang di pandang mahal oleh masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar